Mantri Desa yang Malang

April 12th, 2010 | Categories: Sosial | Tags: , , ,

Beberapa waktu belakangan ini ada berita yang cukup menjadi perhatian publik, yakni adanya seorang mantri kesehatan desa di pedalaman pulau Kalimantan (kalau nggak salah namanya adalah Pak Misran, mohon koreksinya jika salah) yang diadili dan divonis 3 bulan penjara + denda dua juta rupiah. Mantri ini dihukum karena telah membuka praktek tanpa ijin, lebih tepatnya beliau nggak memenuhi syarat untuk membuka praktek pengobatan, karena pada dasarnya dia nggak pernah mengenyam pendidikan dokter sebelumnya.

Pada dasarnya, hukum memang melarang kita bekerja kalau nggak sesuai dengan kompetensi kita. Praktek kesehatan haruslah seorang dokter, pengajar adalah seorang guru, dan sebagainya. Namun yang terjadi dalam kasus ini adalah, mantri kesehatan ini membuka praktek karena kebutuhan tenaga kesehatan di daerah tempat dia tinggal ini sangat kurang, bahkan sama sekali nggak ada dokter yang bertugas di sana. Kalau sudah begini, apa tega mantri kesehatan ini nggak menolong pas ada orang yang sedang membutuhkan tindakan medis? Apa harus memanggil dokter dari kota terdekat untuk menolongnya?

Kita pasti nggak akan ambil resiko dengan membiarkan seorang pasien mati sia-sia karena nggak ada tenaga medis yang menolongnya, hanya untuk menunggu seorang dokter yang mungkin malah nggak bisa menempuh jarak ke lokasi yang dimaksud.

Semoga ini bisa jadi agenda untuk Departemen Kesehatan agar menyediakan tenaga medis di setiap pelosok Indonesia, agar nggak ada lagi mantri-mantri kesehatan lain yang harus menghadapi hukum dan divonis penjara seperti kejadian ini.

 



Print This Post Print This Post
  1. saras
    April 14th, 2010 at 09:12
    Reply | Quote | #1

    Ya niatx seh bner mlindungi dri mal praktek tpi hal klo cma di hukum ya gda manfaatx, bwt intospeksi lha yg pnting… knpa smpe masy mw kMantri tu, artix kan pngobtan g tjangkau masy pdalaman…

    • admin
      April 14th, 2010 at 09:53
      Quote | #2

      @saras : bukannya gitu. di daerah itu nggak ada dokter ataupun klinik. jadi masyarakat cuma mengandalkan mantri ini saja

  2. April 14th, 2010 at 10:00
    Reply | Quote | #3

    dilema ya…

    • admin
      April 14th, 2010 at 10:56
      Quote | #4

      @uni : dilema memang. tapi kalau dengan dihukum seperti itu, pasti banyak mantri yang kapok untuk buka praktek lagi

  3. April 14th, 2010 at 17:14
    Reply | Quote | #5

    susah ya… maksud hati menolong malah kena vonis hukuman, mestinya ada pertimbangan hukum yang bisa meringankan pak mantri

    • admin
      April 14th, 2010 at 22:54
      Quote | #6

      @mamah aline : memang letak geografis dan ketiadaan dokter seharusnya menjadi sesuatu yang dipikirkan

  4. Thedjo
    September 4th, 2010 at 08:21
    Reply | Quote | #7

    t4 saya di pedalaman dah ada dokter,tp mantri tetep memberikan pengobatan…salah sapa tu :p
    Mantri dilarang memberikan obat krn ilmunya tidak kompeten..taukah anda obat yg tidak sesuai akan memberikan efek samping yg ga baik,bs jangka pendek or jangka panjang??pernah denger obat yg tidak tepat adalah racun bagi tubuh :)