Jual Diri demi Pekerjaan
Aku menulis tulisan ini karena tertarik dengan komentar lie_ly pada postingan sebelumnya. Dalam komentarnya, dia bilang bahwa ada beberapa orang yang “menjual dirinya” demi pekerjaan yang positif. Emang ada ya? Dia menyebutkan beberapa contohnya, yakni penjaga toko dan petugas bank. Benarkah pendapatnya itu?
Kalau dipikir-pikir benar juga. Liat aja di tempat-tempat seperti itu, kita seringkali melihat perempuan-perempuan cantik kan? Kebanyakan perusahaan memberikan satu syarat berpenampilan menarik pada calon karyawan barunya (memang sih nggak semuanya menarik berarti penampilan fisik, tapi nyatanya banyak yang seperti itu lho!) Mereka (calon karyawan baru) menjual penampilannya untuk dijadikan dasar mendapat pekerjaan di bidang-bidang itu, selain memang keahlian dan pendidikan tentunya. Bahkan ada pekerjaan yang lebih ekstrim seperti bekerja sebagai SPG (Sales Promotion Girl), yang kebanyakan berpakaian seksi dan terbuka. Waduh..
Sebenernya boleh aja “jual diri” untuk mencari pekerjaan, tapi sebisa mungkin juallah sifat baik dan ramahmu di atas penampilan fisikmu. Kalau memang terpaksa jualan fisik, usahakan tetap sopan dalam berpenampilan (terutama mengenai pakaian)
Print This Post

penampilan luar itu penting….tapi penampilan dalam juga sangat penting
Saya dulu gak begitu mikirin masalah ini… sampai suatu saat aku ingin istriku bikinin baju buat anakku yang 3 th, baju yang lucu, unik biar kelihatan imut, biarin mumpung masih kecil buat lucu-lucuan.. Akhirnya dibikinkanlah baju ala doraemon dengan kantung di depan, anakku senang juga pakainya karena orang yang melihatnya jadi ketawa dan memujinya.. Aku tersadar ketika istriku berkomentar… seperti itulah para artis (cewek) diperlakukan. Dia disuruh berbaju seksi, berdandan menor, buat dinikmati orang lain saja, memuaskan keinginan (bahasa halusnya nafsu) orang lain saja. Dia telah tertipu atas sanjungan dan tatapan nakal mata iseng.
Itu kenapa aku bilang, tunjukin penampilan yang baik dari dalam hatimu
Berat juga ya! mungkin kita nggak nyadar kalo apa yang ada dalam diri kita sebenernya untuk dinikmati orang lain. jadi, kita harus berikan yang terbaik untuk mereka, bkn hanya yang menurut mereka baik.