Jangan Jual Dirimu Serendah Itu

June 23rd, 2009 | Categories: Hiburan, Sosial | Tags: , , ,

Jual diri, bukanlah masalah yang luar biasa, setidaknya karena udah banyak kejadian seperti itu. Tapi, “jual diri” apa yang aku maksud di dalam tulisan sini? Maksudku bukan jual diri seperti yang dilakukan oleh para pelacur (yang dalam bahasa resminya disebut PSK) itu lho. Maksudku adalah kita menawarkan diri pada orang lain, tapi bukan untuk hal-hal yang negatif, melainkan hal-hal yang positif aja. Bingung?

Aku nulis ini karena terinspirasi dengan acara reality show yang ditayangkan di beberapa televisi swasta, dan juga sebuah lagu yang cukup terkenal di kalangan penikmat musik Indonesia. Reality show yang aku maksud adalah “Take me Out” dan “Kontak Jodoh”. Sedangkan lagu yang aku maksudkan adalah lagu “Cari Jodoh” yang dipopulerkan oleh Wali Band (mungkin mereka juga yang menciptakan lagu itu). Lalu, apa hubungannya jual diri (inget, dalam artian positif lho ya) dengan reality show atau lagu yang aku sebutkan di atas itu?

Begini, dalam acara-acara dan lagu tersebut peserta reality show/orang yang diceritakan dalam lagu Wali itu seakan merasa bahwa dirinya udah sama sekali nggak laku di luar sana (di dunia nyata). Kesannya, dengan mengikuti acar-acara semacam itu mereka mengobral dirinya untuk sekedar memiliki dan dimiliki orang lain, bertingkah laku sok baik, dan menyembunyikan apa yang sebenarnya dimiliki.

Padahal, kalau mereka sadar, apa yang mereka lakukan tersebut secara nggak langung mengartikan bahwa mereka nggak percaya diri dalam menghargai dirinya sendiri dan mencari pasangan hidup. Lagi pula, dengan melakukan hal tersebut, rasa minder dan kecewanya pasti akan semakin besar ketika mereka telah bertemu dengan orang yang mereka idam-idamkan, tapi ternyata orang tersebut nggak mau menerima cintanya (karena kebanyakan orang-orang yang jadi impian itu mematok “standar” yang terlalu tinggi).

Oleh karena itu, kita harus selalu optimis untuk mencari calon pasangan hidup yang akan mendampingi kita, dan nggak perlu pake cara pasrah dan menyakitkan seperti itu. Bukankah kita semua memiliki kelebihan masing-masing yang bisa kita tonjolkan di luar sana?

Jadi, jangan jual dirimu serendah itu ya…



Print This Post Print This Post
  1. June 23rd, 2009 at 15:10
    Reply | Quote | #1

    hehe, lucu juga, cara pandang yg menarik ^_^, salam kenal sahabat

  2. June 23rd, 2009 at 16:39
    Reply | Quote | #2

    #uni : ok deh. salam kenal juga.
    aku mandang gitu bukan karena jomblo lho. jadi ini bukan suara orang2 ‘terbuang’ he..he..

  3. lie_ly
    June 24th, 2009 at 14:37
    Reply | Quote | #3

    ow,,,,
    ternyata mas arif g jomblo y?
    ceweknya kayak apa y?
    jadi penasaran nich,,,
    maksudnya menjual diri di sini uma numpang populer n cari sesuatu yang diinginkan t?
    tapi mas,kata guruku,,
    pekerjaan tuk cari uang juga ada yang berkriteria menjual diri,,
    seperti penjaga toko,and orang2 yang ada di bank,,,
    kan butuh cantik n menarik,,,,
    jadi g selamanya menjual diri itu jelek kan?
    ada juga yang bagus,,,

  4. saras
    June 27th, 2009 at 10:40
    Reply | Quote | #4

    yup! tpi mang byk yng lebai skrg. bahsaq mendrama bgt.

  5. June 24th, 2009 at 19:03
    Reply | Quote | #5

    boleh juga konsep ‘menjual diri’-nya

  6. June 28th, 2009 at 11:43
    Reply | Quote | #6

    cewekku? dari segi penampilan dia biasa aja. Dia baik, perhatian, meski kadang-kadang nyebelin juga (wah, promosi nich :-)

  7. June 27th, 2009 at 13:37
    Reply | Quote | #7

    lebai? apa itu?
    oh, panjang x lebai sm dg luas :-D