Jangan Cuma Ikut-ikut
Akhir-akhir ini kita sering melihat fenomena Facebook yang digunakan untuk memberikan suatu dukungan terhadap suatu kejadian atau kasus-kasus yang sedang hangat dibicarakan. Misalnya saja waktu terjadi kasus Ibu Prita yang berurusan dengan RS Omni Internasional tentang atau yang terbaru adalah kasus perseteruan KPK-Polri. Dalam kasus yang terakhir, ada yang mendukung KPK dan ada yang mendukung Polri. Semuanya kembali pada keyakinan masing-masing Facebook-er tentang siapa yang benar diantara dua lembaga tersebut.
Tindakan ini bisa dibilang cukup menarik, karena bisa dijadikan bukti dukungan yang cukup kuat dari masyarakat umum, selain adanya dukungan fisik seperti halnya demonstrasi di gedung DPR atau Istana negara dan lain-lain. Seperti yang terjadi saat ini, dukungan Facebook-er untuk KPK (khususnya Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah atas kasus penyalahgunaan wewenang) udah mencapai angka 1, 1 juta, dan ada kemungkinan ini akan semakin meningkat.
Hanya saja, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yakni “apakah itu hanya dukungan semu?”, maksudnya, aku nggak yakin bahwa semua orang yang mendukung lewat grup dukungan seperti itu benar-benar mendukung, karena bisa jadi ada orang yang suka asal menerima undangan grup, ada juga yang ikut-ikut temannya yang juga mendukung. Kalau diibaratkan, sama aja seperti demonstrasi yang ada di jalan-jalan atau di depan gedung-gedung pemerintah. Ada yang sekedar iseng ikut, atau malah ikut dengan tujuan tertentu yang biasanya kurang baik.
Semoga aja, dukungan para Facebook-er terhadap pihak tertentu bisa bermanfaat untuk yang didukungnya, dan tidak menimbulkan masalah baru.






setju jga,
Tpi mang gt pkembangan teknologi cma gaya2an atw bnran…
truz kmu sndri gmana? Ikut dudng jga….
a-rief : aku nggak ikut grup apapun kecuali yang nggak kontroversial macam grup sma, pmr dan sejenisnya