<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Coretan Arief &#187; Internet</title>
	<atom:link href="http://a-rief.web.id/category/tekno/internet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://a-rief.web.id</link>
	<description>Berbagi Pengalaman Hidup Sehari-hari</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 03:04:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Jangan Cuma Ikut-ikut</title>
		<link>http://a-rief.web.id/jangan-cuma-ikut-ikut/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/jangan-cuma-ikut-ikut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 21:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[grup]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini kita sering melihat fenomena Facebook yang digunakan untuk memberikan suatu dukungan terhadap suatu kejadian atau kasus-kasus yang sedang hangat dibicarakan. Misalnya saja waktu terjadi kasus Ibu Prita yang berurusan dengan RS Omni Internasional tentang atau yang terbaru adalah kasus perseteruan KPK-Polri. Dalam kasus yang terakhir, ada yang mendukung KPK dan ada yang mendukung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini kita sering melihat fenomena Facebook yang digunakan untuk memberikan suatu dukungan terhadap suatu kejadian atau kasus-kasus yang sedang hangat dibicarakan. Misalnya saja waktu terjadi kasus Ibu Prita yang berurusan dengan RS Omni Internasional tentang atau yang terbaru adalah kasus perseteruan KPK-Polri. Dalam kasus yang terakhir, ada yang mendukung KPK dan ada yang mendukung Polri. Semuanya kembali pada keyakinan masing-masing Facebook-er tentang siapa yang benar diantara dua lembaga tersebut.</p>
<p><span id="more-538"></span></p>
<p>Tindakan ini bisa dibilang cukup menarik, karena bisa dijadikan bukti dukungan yang cukup kuat dari masyarakat umum, selain adanya dukungan fisik seperti halnya demonstrasi di gedung DPR atau Istana negara dan lain-lain. Seperti yang terjadi saat ini, dukungan Facebook-er untuk KPK (khususnya Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah atas kasus penyalahgunaan wewenang) udah mencapai angka 1, 1 juta, dan ada kemungkinan ini akan semakin meningkat.</p>
<p>Hanya saja, ada satu hal yang perlu diperhatikan, yakni &#8220;apakah itu hanya dukungan semu?&#8221;, maksudnya, aku nggak yakin bahwa semua orang yang mendukung lewat grup dukungan seperti itu benar-benar mendukung, karena bisa jadi ada orang yang suka asal menerima undangan grup, ada juga yang ikut-ikut temannya yang juga mendukung. Kalau diibaratkan, sama aja seperti demonstrasi yang ada di jalan-jalan atau di depan gedung-gedung pemerintah. Ada yang sekedar iseng ikut, atau malah ikut dengan tujuan tertentu yang biasanya kurang baik.</p>
<p>Semoga aja, dukungan para Facebook-er terhadap pihak tertentu bisa bermanfaat untuk yang didukungnya, dan tidak menimbulkan masalah baru.<br />
	 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/jangan-cuma-ikut-ikut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemana Rasa Malu-mu?</title>
		<link>http://a-rief.web.id/kemana-rasa-malu-mu/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/kemana-rasa-malu-mu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 01:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[rasa malu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/kemana-rasa-malu-mu/</guid>
		<description><![CDATA[Sore kemarin aku membaca pesan facebook dari sebuah grup yang aku ikuti. Cukup menggugah juga. Intinya, tulisan itu membahas mengenai kelebihan dan kekurangan keberadaan media online dalam kehidupan sehari-hari saat ini, jika dibandingkan dengan masa-masa yang lalu. Lalu apa yang menarik dari tulisan itu? Kamu punya akun Facebook, Friendster, Twitter, atau yang lainnya? Pastilah orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sore kemarin aku membaca pesan facebook dari sebuah grup yang aku ikuti. Cukup menggugah juga. Intinya, tulisan itu membahas mengenai kelebihan dan kekurangan keberadaan media online dalam kehidupan sehari-hari saat ini, jika dibandingkan dengan masa-masa yang lalu. Lalu apa yang menarik dari tulisan itu?</p>
<p><span id="more-537"></span></p>
<p>Kamu punya akun Facebook, Friendster, Twitter, atau yang lainnya? Pastilah orang jaman sekarang punya, minimal salah satu dari situs-situs serupa. Tanpa melihat jenis kelamin, usia, suku bangsa dan semua pembeda lain, semuanya bisa membaur dengan mudahnya dalam situs-situs tersebut. Nggak ada lagi pembatas yang menghalangi kita untuk saling berbagi dengan orang-orang baru.</p>
<p>Jika tujuan menggunakan media-media itu adalah untuk hal yang positif, kenapa nggak? Bukankan itu menjadi sesuatu yang menyenangkan, termasuk bagi orang-orang yang punya kepribadian tertutup (introvert) sekalipun. Tapi bagaimana kalau yang kita dapat nggak sesuai dengan tujuan yang ingin kita capai? Niat pengen bermanfaat, tapi nyatanya malah merugikan.</p>
<p>Beberapa poin yang dititikberatkan dalam tulisan pesan facebook yang aku terima itu antara lain :</p>
<ol>
<li>Status &#8211; banyak yang membuat status yang berusaha menarik orang lain untuk melirik dan menanggapi statusya, bahkan dengan menghalalkan segala cara misalnya dengan status yang cukup vulgar atau menunjukkan kelemahan diri.</li>
<li>Foto dan Video &#8211; jangan kaget kalau di dunia jejaring sosial banyak ter-upload foto &#8220;yang tak layak tayang&#8221;, seperti foto vulgar dengan sang mantan yang jika dilihat oleh pasangan sang mantan yang baru, bisa &#8220;membahayakan&#8221;. Tau sendiri kan? Selain itu, ada juga yang nggak pede dengan dirinya sendiri dengan memasang foto artis atau kartun.</li>
<li>Kebebasan yang nggak bertanggung jawab. Karena bisa jadi pengguna melakukan teror atau semacamya pada pengguna lain, sehingga nggak jarang terjadi kasus bunuh diri dari korban, atau ada juga yang berujung pada penipuan seperti perdagangan orang. Dan kejadian ini sudah banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari</li>
</ol>
<p>Kalau sudah begitu, bukan nggak mungkin kita akan lebih banyak merasakan rugi dengan keberadaan diri kita pada situs jejaring sosial itu. Bagaimana dengan dirimu?<br />
	 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/kemana-rasa-malu-mu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ucapan Lebaran untuk Sanak Saudara dan Sahabat</title>
		<link>http://a-rief.web.id/ucapan-lebaran-untuk-sanak-saudara-dan-sahabat/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/ucapan-lebaran-untuk-sanak-saudara-dan-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 00:05:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[kapanlagi]]></category>
		<category><![CDATA[kartu ucapan]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/ucapan-lebaran-untuk-sanak-saudara-dan-sahabat/</guid>
		<description><![CDATA[Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang selalu menjadi penantian bagi setiap umat muslim yang ada di seluruh dunia. Untuk tahun ini kemungkinan Idul Fitri akan dirayakan pada tanggal 20 atau 21 September 2009. Kenapa masih belum pasti? Karena seperti biasa, pasti ada metode penghitungan yang berbeda-beda antara kelompok yang satu dengan yang lain. Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang selalu menjadi penantian bagi setiap umat muslim yang ada di seluruh dunia. Untuk tahun ini kemungkinan Idul Fitri akan dirayakan pada tanggal 20 atau 21 September 2009. Kenapa masih belum pasti? Karena seperti biasa, pasti ada metode penghitungan yang berbeda-beda antara kelompok yang satu dengan yang lain.  Dan yang tak pernah dilupakan adalah kegiatan memberi salam dan ucapan selamat hari raya pada sanak saudara ataupun sahabat.</p>
<p><span id="more-515"></span></p>
<p>Dulu, kegiatan mengucap dan membagikan salam identik dengan sebuah kartu ucapan dari kertas yang berisi ucapan itu sendiri. Kartu ucapan itu biasanya kalau nggak dikirim lewat pos, bisa diserahkan secara langsung kepada sang penerima, jika lokasinya dekat dengan tempat tinggal kita. Tapi itu dulu, sebelum kita mengenal dan terbiasa dengan dunia teknologi.</p>
<p>Sekarang, eranya telah berubah. Orang lebih suka menggunakan teknologi dalam kesehariannya. Tak heran jika SMS, e-mail atau pesan di jejaring sosial macam Friendster dan Facebook telah menjamur dan menjadi sesuatu yang biasa. Alasannya karena kepraktisan dan hemat biaya, tanpa menghilangkan kesan kreatif dalam kata-kata ucapan yang akan dikirimkan pada sanak saudara dan sahabat tersebut.</p>
<p>Bagi yang kreatif, memang tak akan sulit menciptakan ucapan yang berbeda dengan yang lain. Tapi bagaimana dengan yang kurang kreatif? Ada beberapa alternatif yang bisa digunakan, yakni dengan mencari di berbagai sumber, misalnya internet. Di internet yang sangat luas itu, kita bisa menemukan berbagai macam jenis ucapan, entah yang lucu, ataupun yang bermakna. Tinggal cari aja. Kalau bisa yang gratis, jangan yang pake REG bla-bla-bla kirim ke xxxx lho. Ntar jebol pulsanya&#8230;</p>
<p>Salah satu web yang aku tau adalah web milik Mas Darmawan yang alamatnya di <a href="http://uhui.jw.lt/lebaran">uhui.jw.lt/lebaran</a>. Kalau ada diantara pembaca yang tau referensi lain, share di sini ya&#8230;</p>
<p>Kalau mau ngucapin ke aku, kirim aja ke emailku di arie.jember [at] gmail.com</p>
<p>NB: Bagi yang lebih suka format kartu ucapan, ada <a href="http://kapanlagi.com">KapanLagi.Com</a> yang menyediakan kartu ucapan elektronik gratis. Kamu hanya perlu mengetahui alamat email orang yang akan kamu kirimi kartu ucapan itu. Setelah itu, kirim deh..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/ucapan-lebaran-untuk-sanak-saudara-dan-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tragedi Pindah Hosting</title>
		<link>http://a-rief.web.id/tragedi-pindah-hosting/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/tragedi-pindah-hosting/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 08:15:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[pindah]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/tragedi-pindah-hosting/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu, tepatnya pas aku pindah tempat server hosting (tempat menyimpan data-dataku di internet, termasuk juga dengan blog ini), aku agak sedikit cemas mengenai keberadaan data-data di hosting lama, soalnya sebelum aku melakukan pembatalan (kata halus dari per-minggat-an ) dari hosting lama, aku belum sempat melakukan backup (cadangan). Alhasil, aku langsung kalang kabut. Sebenarnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu, tepatnya pas aku pindah tempat server hosting (tempat menyimpan data-dataku di internet, termasuk juga dengan blog ini), aku agak sedikit cemas mengenai keberadaan data-data di hosting lama, soalnya sebelum aku melakukan pembatalan (kata halus dari per-minggat-an <img src='http://a-rief.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> ) dari hosting lama, aku belum sempat melakukan backup (cadangan). Alhasil, aku langsung kalang kabut.</p>
<p><span id="more-493"></span></p>
<p>Sebenarnya kemungkinan server baru untuk mengambilkan data-data lama di hosting lama juga cukup besar, namun antara aku dan CS dari hosting baru kurang begitu pas membahas tentang migrasi ini. Aku mengharapkan migrasi beserta file-filenya, sedangkan yang sang CS hanya melakukan ganti nama domain di paket yang aku jalankan.</p>
<p>Ketika aku mengakses blog lagi beberapa jam kemudian, tiba-tiba&#8230;.</p>
<p>Kok website yang lain yang muncul. Gawat! Padahal aku mau tetap menggunakan setting dan file-file yang sama dengan yang dulu. Karena udah nggak ada jalan lain (udah tanya CS hosting lama tapi mereka jawab nggak sanggup), akhirnya aku obrak-abrik (waduh, nggak usah berlebihan gitu deh) flashdisk. Dan apa yang aku dapatkan kawan-kawan? Aku udah dapat backupnya, meskipun nggak lengkap karena udah sekitar setengah bulan yang lalu, tapi lumayan lah daripada nggak ada yang dikembalikan sama sekali.</p>
<p>Makanya, lain kali akan lebih berhati-hati lagi dalam mengerjakan hal yang sama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/tragedi-pindah-hosting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petualangan di Jagat Maya</title>
		<link>http://a-rief.web.id/petualangan-di-jagat-maya/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/petualangan-di-jagat-maya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 10:34:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[dunia maya]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/petualangan-di-jagat-maya/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika aku blogwalking, aku menemukan banyak blog yang membuat posting tentang pengalaman pertama mereka ketika baru mengenal dunia internet hingga saat ini. Dalam pikiranku, kenapa aku nggak ikut menceritakan hal yang sama. Toh, aku hanya mencontoh idenya, bukan sekedar perbuatan copy-paste yang menjijikkan itu (menjijikkan kalau nggak menyertakan identitas pembuat tulisan aslinya). Ok langsung saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika aku blogwalking, aku menemukan banyak blog yang membuat posting tentang pengalaman pertama mereka ketika baru mengenal dunia internet hingga saat ini. Dalam pikiranku, kenapa aku nggak ikut menceritakan hal yang sama. Toh, aku hanya mencontoh idenya, bukan sekedar perbuatan copy-paste yang menjijikkan itu (menjijikkan kalau nggak menyertakan identitas pembuat tulisan aslinya). Ok langsung saja ceritanya ya..</p>
<p><span id="more-490"></span></p>
<p>Aku pertama kali berkenalan dengan dunia internet sekitar tahun 2003. Waktu itu aku masih duduk di kelas III SMP. Sebelumnya aku udah mengenal komputer (walaupun masih baru office doang, yang penting masih lumayan bisa lah, daripada nggak bisa sama sekali <img src='http://a-rief.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> ). Internet-an pertama kali itu sebenernya cuma ikut-ikutan temen yang mau OL (online) untuk mengecek e-mailnya sendiri. Eh, ternyata aku nggak cuma ikutan, dia membuatkan sekaligus mengajariku membuat dan menggunakan e-mail (waktu itu buat di plasa.com).</p>
<p>Mulailah sejak itu aku tertarik dan mencoba berangkat ke warnet sendirian. Dengan trial dan error (coba-coba), aku mencoba melakukan banyak hal di internet. Untuk meningkatkan kemampuanku di dunia internet ini, aku  memutuskan membeli buku yang membahas tentang internet. Dari sinilah akhirnya aku bisa membuat email sendiri (di yahoo.com), friendster (sekitar tahun 2006, tapi sempet nggak terurus selama 2 tahun <img src='http://a-rief.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> ), website-website sederhana di hosting gratis macam geocities, blog gratisan (seperti blogger, blogsome, wordpress, sekitar tahun 2007. Ini juga nggak terurus lama sampe aku buat blog baru di blogdetik (akhir 2008) dan tahun ini sewa hosting untuk membuat blog ini), dan banyak jejaring sosial seperti multiply, twitter, friendfeed, facebook, yahoo 360, dan banyak lagi yang lainnya (2008-2009).</p>
<p>Sekarang aku cuma fokus sama beberapa blog, friendster, facebook, twitter, friendfeed. Dalam waktu dekat akan ikut forum-forum juga. Dan nggak tahu kapan, aku mau menggunakan internet di rumah dengan berlangganan provider yang sekarang udah banyak bertebaran</p>
<p>Lalu, bagaimana dengan kamu?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/petualangan-di-jagat-maya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Jadi Buku? Boleh Juga!</title>
		<link>http://a-rief.web.id/blog-jadi-buku-boleh-juga/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/blog-jadi-buku-boleh-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 07:26:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu aku membaca sebuah buku yang aku pinjam dari perpustakaan. Buku itu berjudul &#8220;Cacing Kepanasan&#8221;. &#8220;Emang apa sih yang istimewa dari buku ini? Judulnya aneh!&#8221; (inilah kesan pertama ketika aku membaca covernya). Tapi ketika aku ingat pepatah &#8220;Jangan nilai sesuatu dari luarnya&#8221;, jadi aku baca aja sekilas isi dari buku itu. Ternyata, isinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu aku membaca sebuah buku yang aku pinjam dari perpustakaan. Buku itu berjudul &#8220;Cacing Kepanasan&#8221;.</p>
<p>&#8220;Emang apa sih yang istimewa dari buku ini? Judulnya aneh!&#8221; (inilah kesan pertama ketika aku membaca covernya). Tapi ketika aku ingat pepatah &#8220;Jangan nilai sesuatu dari luarnya&#8221;, jadi aku baca aja sekilas isi dari buku itu. Ternyata, isinya tentang cerita sehari-hari yang konyol, dan yang menarik adalah tulisan-tulisan itu berasal dari postingan-postingan sebuah blog. Wow..</p>
<p><span id="more-86"></span></p>
<p>Akhirnya aku jadi pinjam buku itu dan ternyata cukup bagus dan lucu juga. Ceritanya mengenai banyak topik, seperti peristiwa bencana, transportasi, keseharian, komputer, dan blogging itu sendiri. Semuanya diselingi dengan plesetan dan ungkapan-ungkapan lucu, sehingga kita bisa tersenyum bahkan tertawa saat membacanya.</p>
<p>Sebenarnya buku Cacing Kepanasan bukanlah satu-satunya publikasi versi cetak dari blog yang pernah aku baca. Ada beberapa jenis publikasi lain, entah itu sesama buku, koran, majalah, dan banyak media cetak yang lainnya. Kalau udah dipublikasikan seperti itu, biasanya sih emang tulisan-tulisan pilihan, entah itu tulisan serius ataupun santai.</p>
<p>Kamu mau blogmu dipublikasikan juga? Aku juga mau (ngarep banget sich <img src='http://a-rief.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/blog-jadi-buku-boleh-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Friendster atau Facebook?</title>
		<link>http://a-rief.web.id/friendster-atau-facebook/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/friendster-atau-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 07:17:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/friendster-atau-facebook/</guid>
		<description><![CDATA[Dua situs pertemanan ini sangat populer di dunia maya, selain situs-situs lain seperti MySpace, Multiply, atau yang versi Indonesia Youfaster. Banyak orang yang punya keanggotaan di situs-situs ini. Kalau nggak salah, mungkin udah mencapai puluhan juta orang. Sungguh sebuah prestasi yang mengagumkan, mengingat di dunia nyata, belum tentu sebuah komunitas memiliki anggota sebesar itu. Kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua situs pertemanan ini sangat populer di dunia maya, selain situs-situs lain seperti MySpace, Multiply, atau yang versi Indonesia Youfaster. Banyak orang yang punya keanggotaan di situs-situs ini. Kalau nggak salah, mungkin udah mencapai puluhan juta orang. Sungguh sebuah prestasi yang mengagumkan, mengingat di dunia nyata, belum tentu sebuah komunitas memiliki anggota sebesar itu. Kalau kamu sendiri, punya akun di dua penyedia fasilitas pertemanan itu atau hanya salah satunya aja?</p>
<p><span id="more-82"></span></p>
<p>Mendaftar di layanan keduanya nggak sulit kok. Kamu cuma perlu menyediakan alamat e-mail aja. Nggak ada yang namanya biaya pendaftaran. Pokoknya gratis lah. Kamu tinggal milih aja situs mana yang ingin kamu gunakan. Ada beberapa fitur yang bisa menjadi pembeda diantara kedua layanan tersebut. Friendster telah menyediakan tema profil, blog, dan testimonial. Sedangkan Facebook menyediakan fasilitas chatting, dinding yang bisa dikomentari, catatan, dan banyak lagi yang lainnya.</p>
<p>So, mana yang lebih kamu pilih untuk keperluan berkontak ria dengan teman dan kerabat dalam kehidupan sehari-hari? Kalau aku pribadi sih suka dua-duanya, dengan maksud nggak ada yang diprioritaskan. Ada fitur di Friendster yang nggak ada di Facebook, dan begitu juga sebaliknya. Jadi, kenapa nggak dimanfaatkan dua-duanya aja? Tapi untuk sementara ini, aku lebih fokus memanfaatkan Friendster karena alasan klasik, yakni temen-temenku masih banyak yang pakai Friendster ketimbang Facebook.</p>
<p>Gimana dengan kamu?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/friendster-atau-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Salah itu Mental</title>
		<link>http://a-rief.web.id/yang-salah-itu-mental/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/yang-salah-itu-mental/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 22:36:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[blokir situs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/yang-salah-itu-mental/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini aku denger berita kalau China juga menerapkan hal yang sama dengan yang pernah dilakukan di negara kita tercinta, yakni berusaha membuat program pemblokir situs-situs nggak sopan dan mengandung kekerasan (yang nggak bersahabat dengan anak-anak, karena bisa menimbulkan hal yang negatif seperti pelecehan dan penganiyaan). Apakah upaya tersebut bisa berhasil dengan baik? Jawabannya bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini aku denger berita kalau China juga menerapkan hal yang sama dengan yang pernah dilakukan di negara kita tercinta, yakni berusaha membuat program pemblokir situs-situs nggak sopan dan mengandung kekerasan (yang nggak bersahabat dengan anak-anak, karena bisa menimbulkan hal yang negatif seperti pelecehan dan penganiyaan). Apakah upaya tersebut bisa berhasil dengan baik? Jawabannya bisa iya, tapi bisa juga nggak. Lho? Kok bisa gitu?</p>
<p><span id="more-74"></span></p>
<p>Aku sendiri nggak terlalu perhatian sama hal tersebut. Cuma setahuku, di Indonesia sendiri sepertinya program pemerintah itu nggak berhasil. Hampir nggak ada orang yang menggunakan aplikasi penyaring situs-situs terlarang tersebut. Kalaupun ada, pasti itu adalah  komputer-komputer di jajaran kantor pemerintah sendiri? Oknumnya secara individual? Belum tentu..</p>
<p>Bahas tentang ini, aku jadi teringat sama suatu acara tanya jawab dengan salah satu Calon Presiden negeri ini. Kebetulan waktu itu membahas masalah korupsi. Ketika ditanya bagaimana cara memberantas korupsi, si Capres bilang, &#8220;Rasanya sulit. Memang bisa aja memberantas korupsi, karena hukum Indonesia udah cukup baik untuk melakukan itu. Tapi yang sulit adalah memberantas budaya korupsi itu sendiri, karena dengan budaya korupsi itu, bisa jadi orang yang udah pernah dihukum pun akan mengulangi hal yang sama kalau ada kesempatan, begitu juga dengan generasi penerusnya. Mental mereka telah sebegitu teracuninya dengan harta dan kekuasaan.&#8221;</p>
<p>Intinya, sama dengan masalah pemblokiran situs-situs terlarang, nggak akan ada gunanya  kalau yang dilakukan cuma memberantas secara &#8220;perbaikan&#8221;, yang tepat adalah dengan &#8220;pencegahan&#8221;. Jadi, mulailah mendidik anak-anak kecil dulu, karena jika udah dibiasakan gitu, mereka akan relatif &#8220;aman&#8221;, dan aplikasi penyaring situs terlarang, hanyalah akan menjadi pelengkap atau penguat didikan kita untuk generasi penerus bangsa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/yang-salah-itu-mental/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
