Beberapa hari ini (mungkin lebih pantes disebut beberapa minggu kali ya) aku sibuk, sehingga aku nggak update blog ini. Kesibukan utama yang aku alami adalah mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan oleh BKD. Kegiatannya sebenernya nggak lama-lama banget, cuma ya tetep aja capek. Yang penting sih aku bisa kenalan dan berteman sama beberapa CPNS lain, baik dari dalam Jember ataupun di luar Jember.
Kayaknya terlalu hiperbolis ya judulnya? Tapi jujur itu bukan ungkapan yang berlebihan tentang dunia perbankan kita. Sampai detik ini, aku belum bisa nemuin produk simpanan perbankan yang menarik dengan biaya perbulan yang cukup terjangkau, terutama buat masyarakat golongan menengah ke bawah. Kenapa aku berani bilang seperti ini? Pasti ada alasannya donk. Simak aja ceritaku ini.
Upin dan Ipin adalah sebuah serial televisi buatan salah satu perusahaan di negeri Malaysia. Walaupun buatan Malaysia, namun tayangan ini sangat disukai dan banyak dibicarakan oleh masyarakat kita. lihat saja respon yang ada di internet tentang tayangan ini. Sebagian besar menilainya sebagai tayangan yang bernilai positif, utamanya untuk putra putri tercinta, selain nilai kelucuan yang nggak pernah ketinggalan dari tanyangan dalam bentuk animasi seperti ini. Namun sebagian lagi ada yang kurang bisa menerima tayangan ini, memang kebanyakan bukan karena film-nya nggak bagus, tapi lebih karena ketidaksukaan pada negara pembuatnya. Secara, waktu peluncuran tayangan ini, kebetulan negara kita dan malaysia sedang ramai-ramainya berseteru mengenai klaim kebudayaan.
Beberapa waktu yang lalu, sewaktu aku sedang mencari panduan fotografi lewat Mesin Pencari Google, secara nggak sengaja aku menemukan sebuah majalah The Lights edisi 7, tahun 2007. Setelah aku membaca sekilas, ternyata isinya sebagian besar merupakan cerita pengalaman dari fotografer ternama yang sudah berhasil di bidangnya (beserta beberapa hasil karya para profesional tersebut), opini tentang dunia fotografi di Indonesia, dan banyak lagi bahasan lainnya.
Beberapa hari lalu aku memasang galeri foto yang berasal dari tempat penyimpanan foto Flickr milikku. Fotonya berasal dari berbagai sumber dan tempat, juga dengan berbagai kategori. Ada foto pemandangan sebuah tempat wisata, dan jenis-jenis lainnya.
Foto-foto itu aku letakkan di samping kanan atas blog ini, dengan menggunakan plugin FlickrPress. Galeri Foto ini akan menampilkan gambar secara acak setiap kali kamu me-refresh blog ini.
Selamat menikmati fotoku yang sederhana dan hanya dipotret oleh pemula yang masih butuh banyak belajar sepertiku.
Bagaimana kalau dalam kehidupan kita ada sesuatu yang dulunya melekat banget dengan kehidupan kita namun kemudian tiba-tiba tiada, menghilang tanpa jejak? Merasa kehilangan kan? Seperti itulah yang aku rasakan saat menyadari kalau aku dan mungkin banyak orang lain merasa kehilangan hal ini, tanpa menyadari kalau merasa kehilangan, karena seakan-akan hal ini udah nggak penting lagi sekarang.





